WhoSehat Menjangkau 23.296 Akseptor Melalui 117 Kali Kegiatan Sentra Vaksin Mini

TANGERANG, WhoSehat Sejak dimulai tanggal 1 Agustus 2021, WhoSehat telah menjangkau 23.296 akseptor pada 117 Sentra Vaksin Mini (SVM) hingga tanggal 30 September 2021. Seluruh SVM diselenggarakan di wilayah Kota madya Jakarta Selatan dan Kabupaten Tangerang. Kuota vaksin tersedia 35.699 dosis, yang mendaftar 26.422 orang, hadir 24.409 orang dan ditunda 1.113 orang. Dari jumlah 23.296 vaksin tersebut, sebanyak 11.963 orang merupakan akseptor dosis pertama, sedangkan sisanya merupakan akseptor vaksin dosis kedua dan dosis ketiga untuk tenaga kesehatan. Jumlah tersebut menunjukkan kesulitan menemukan akseptor yang belum tervaksin di kedua wilayah pada periode dua bulan terakhir. Sebaran 9.027 tervaksin selama bulan September 2021 dan 14.269 akseptor selama bulan Agustus 2021.

Penanggungjawab Medis WhoSehat, dr. Alfiane Indri Kaunang menjelaskan bahwa hampir semua tenaga kesehatan (nakes) dari WhoSehat sudah terampil melakukan vaksinasi Covid-19 untuk berbagai jenis vaksin: Sinovac, AstraZeneca, Moderna dan Pfizer. Jarak antara dosis 1 dan dosis 2 untuk Sinovac dan Moderna berjarak 28 hari, Pfizer lebih singkat yakni hanya 21 hari, sedangkan AstraZeneca sampai 12 minggu. Nakes dari WhoSehat taat melaksanakan prosedur vaksinasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan dan mendorong vaksinasi kepada mereka yang lolos screening tanpa memilih-milih jenis vaksin.

“Selama tahun 2021 ini, kita tidak perlu memilih jenis vaksin karena yang terpenting adalah tervaksin dahulu. Tujuan masing-masing jenis vaksin itu sama, yaitu membangun antibodi untuk melawan infeksi virus COVID-19,” tegas dr. Indri.

Penanggungjawab Nonmedis WhoSehat Lukcimo Jahja memaparkan data bahwa WhoSehat telah hadir dalam kegiatan vaksinasi di wilayah Jakarta Selatan dan Kabupaten Tangerang. Untuk Jakarta Selatan, WhoSehat terlibat di SVM wilayah kerja Puskesmas Setiabudi, Puskesmas Pesanggrahan, Puskesmas Kebayoran Lama, Puskesmas Mampang Prapatan dan Puskesmas Tebet. Sedangkan di Kabupaten Tangerang, WhoSehat terlibat di SVM dalam wilayah kerja Puskesmas Kelapa Dua, Puskesmas Pagedangan dan Puskesmas Bojong Nangka.

“SVM WhoSehat sudah terlatih hadir di berbagai medan, seperti Plaza Semanggi, Griya Anabatic, Kantor Kecamatan, Kantor Kelurahan, Kantor RW/RT, RPTRA, Sekolah hingga rumah tokoh masyarakat setempat,” jelas Lukcimo.

Pemimpin Gerakan WhoSehat Michell Suharli menyatakan bahwa SVM WhoSehat dilanjutkan dengan model yang sedikit berbeda. Selama Oktober, WhoSehat akan fokus menyelenggarakan Sentra Vaksin Mini yang membuka kesempatan seluas-luasnya pada masyarakat untuk divaksin, tanpa terbatas pada KTP maupun jenis vaksin.

"Kita harus berjuang sedapat mungkin menghilangkan hambatan vaksinasi karena persoalan administrasi, ketersediaan jenis vaksin tertentu atau batasan jam kegiatan karena jam kerja petugas di Puskesmas. Oleh karena itu WhoSehat juga turun dalam kegiatan vaksinasi yang tidak biasa, seperti Vaksinasi Malam Hari, Gerebek Vaksinasi Kaki Lima, Gerebek Vaksinasi Balap Liar hingga Gerebek Vaksinasi Kontrakan," ungkap Michell.

WhoSehat terus mencari cara-cara kreatif untuk menjangkau masyarakat yang belum tervaksin. Hingga dua bulan terakhir, WhoSehat tanpa henti melaksanakan kegiatan vaksinasi yang membuktikan kapasitas WhoSehat yang tinggi dalam hal komitmen, tenaga dan biaya. Profesionalitas manajemen dan nakes WhoSehat memampukannya hadir tanpa henti dari satu puskesmas ke puskesmas yang lain, dari satu kelurahan ke kelurahan lain, hingga dari satu komunitas ke komunitas lain.

Di bulan Oktober ini, WhoSehat mengadakan 3 program Sentra Vaksinasi. Pertama, program “Percepatan Vaksin 2 Puskesmas Kecamatan Setiabudi” di Plaza Semanggi, setiap hari Senin hingga Jumat, jam 10.00 sampai jam 15.00 yang diselenggarakan hingga tanggal 29 Oktober 2021 untuk Moderna (Dosis 1 dan Dosis 2), Sinovac (Dosis 2) dan AstraZeneca (Dosis 2).

Kedua, program “Vaksinasi Pfizer Puskesmas Bojong Nangka Dinkes Kabupaten Tangerang” di Griya Annabatic pada tanggal 06 Oktober untuk Pfizer dosis pertama dan kedua, dan diselenggarakan kembali tanggal 27 Oktober untuk Pfizer dosis kedua. Terakhir, Program “Akselarasi Vaksin Dosis 1 dan Dosis 2 Puskesmas Bojong Nangka” yang menyediakan Vaksin Sinovac, Pfizer dan Moderna.

Tantangan WhoSehat saat ini adalah menemukan kolaborator untuk nafas perjuangan yang lebih panjang. Baik kolaborator fasilitas kesehatan pendistribusi vaksin, pemilik lokasi vaksinasi yang kondusif dan pendanaan yang memadai.

“Kami bersyukur bahwa gerakan vaksinasi dua bulan ini mendapat dukungan dana dari ShineWing Indonesia dan beberapa kolaborator. Kebutuhan dana untuk satu SVM berkisar Rp 12,5 juta rupiah, tergantung dari jumlah target akseptor. Kami telah melaksanakan 117 kali SVM selama Agustus dan September. WhoSehat berencana untuk terus menyelenggarakan Sentra Vaksinasi hingga akhir tahun 2021. Selanjutnya awal tahun 2022, gerakan kami akan bertransformasi menjadi klinik kesehatan masyarakat. Untuk itu, kami sedang terus mempersiapkan prospektus usaha bagi sahabat dan relasi, untuk mewujudkan Klinik WhoSehat,” jelas Michell Suharli seraya menutup wawancara.

 

🙂 Apakah anda mempunyai pertanyaan?